Semarang, IDN Times - Beredarnya konten dari penumpang kereta api yang memperlihatkan cara memasak mi instan menggunakan kompor listrik di dalam kereta api, mematik reaksi dari PT KAI Daop 4 Semarang.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan fasilitas stop kontak yang tersedia di setiap kursi kereta api hanya boleh digunakan buat perangkat elektronik berdaya rendah, seperti handphone, tablet, laptop, dan earphone.
“Penggunaan stop kontak untuk peralatan berdaya tinggi seperti kompor listrik, rice cooker, hair dryer, maupun alat elektronik rumah tangga lainnya sangat tidak diperbolehkan. Selain melanggar aturan, hal tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan serta mengganggu kenyamanan," kata Luqman dalam keterangan yang diterima IDN Times, Minggu (26/4/2026).
Terkait konten yang beredar di media sosial, ia menyayangkan adanya dugaan penggunaan stop kontak di kereta api mengoperasikan kompor listrik.
Selain tidak sesuai aturan, memakai kompor listrik di dalam gerbong kereta berpotensi membahayakan keselamatan serta mengganggu sistem kelistrikan kereta api.
“Kami memahami perhatian publik terhadap isu ini. Oleh karena itu, KAI saat ini masih melakukan penelusuran dan pendalaman secara menyeluruh guna memastikan kebenaran informasi yang beredar, sebagai bagian dari komitmen kami dalam menjaga keselamatan dan kualitas pelayanan,” tambahnya.
Pihaknya menegaskan bahwa penggunaan perangkat elektronik dengan daya besar secara bersamaan berisiko menimbulkan beban listrik berlebih.
Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh penumpang kereta api untuk turut menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan, serta menggunakan fasilitas yang tersedia secara bijak dan sesuai aturan.
“KAI mengajak seluruh penumpang untuk tidak hanya tertib dalam perjalanan, tetapi juga bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Pastikan informasi yang diterima telah terverifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” pungkas Luqman.
