Comscore Tracker

Dampak Larangan Mudik, Bandara Ahmad Yani Siap Rugi

Bandara Ahmad Yani tetap beroperasi saat Lebaran

Semarang, IDN Times - Pengelola Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menyatakan keputusan pemerintah pusat yang melarang perjalanan mudik saat Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriyah bakal berimbas pada operasional pesawat terbang yang melayani penerbangan dari maupun menuju Semarang.

1. Ada syarat khusus bagi pejabat negara dan ASN

Dampak Larangan Mudik, Bandara Ahmad Yani Siap RugiSejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) menandatangani petisi sebagai ikrar netralitas ASN pada Pilkada serentak tahun 2020 di Batam, Kepulauan Riau, Senin (19/10/2020). ANTARA FOTO/Teguh prihatna

General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto mengatakan dengan mengacu dari surat edaran Kemenhub, maka arus penumpang pesawat akan dibatasi sesuai dengan kriteria-kriteria tertentu.

"Sesuai penekanan dari Pak Menhub, aturan larangan mudik berlaku mulai tanggal 6 sampai 17 Mei. Tapi ada pengecualian bagi penerbangan yang membawa pejabat negara, untuk perjalanan dinas dan masyarakat yang memang punya kepentingan khusus harus punya surat keterangan dan sebagainya," ungkap Hardi, saat dihubungi IDN Times, Jumat (9/4/2021). 

Tak hanya itu saja, pihaknya juga menyatakan bagi para ASN yang ingin berpergian naik pesawat juga wajib membawa surat keterangan persetujuan dari atasannya. Sebab, aturan tersebut sudah disepakatinya ketika rapat bersama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan para stackholder untuk menyikapi larangan mudik pada Lebaran 2021.

Baca Juga: Bandara Ahmad Yani Semarang Jajal Pakai GeNose Akhir April, Ini Syaratnya

2. Pemda turun langsung cek surat izin calon penumpang pesawat

Dampak Larangan Mudik, Bandara Ahmad Yani Siap RugiANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Meski nantinya ada penyekatan di jalur darat, namun pihaknya menegaskan Bandara Ahmad Yani akan tetap beroperasi selama arus mudik Lebaran. Pihaknya akan tetap melayani arus penerbangan dari sejumlah daerah.

"Tapi pemda akan turun langsung ke bandara. Kita minta bantuan pemda untuk ikut mengecek surat izin yang dibawa calon penumpang pesawat. Disamping kita juga tetap berlakukan syarat rapid test dan mengisi dokumen kesehatan melalui online," terang Hardi.

3. GM Bandara Ahmad Yani: Kita loyal meskipun rugi

Dampak Larangan Mudik, Bandara Ahmad Yani Siap RugiPetugas Bandara Ahmad Yani Semarang dibantu aparat TNI melakukan random check pasca bom bunuh diri di Makasaar. Dok Humas Bandara Ahmad Yani Semarang

Lebih lanjut, pihaknya tak memungkiri bahwa dengan aturan larangan mudik bakal membuat maskapai penerbangan mengurangi jadwal penerbangannya. Pasalnya, dengan jumlah penumpang yang dibatasi, otomatis operasional pesawatnya juga akan dikurangi.

Untuk membahas mengenai larangan mudik ini, pihaknya bakal menggelar rapat bersama seluruh maskapai yang ada di Bandara Ahmad Yani.

"Minggu depan kita akan kumpulkan maskapai. Saya rasa kalau penumpangnya terbatas maka pesawatnya juga dibatasi karena aturan ini kan berlaku untuk transportasi darat, laut dan udara. Sehingga kita terimbas juga. Maskapai juga membatasi. Kalau gak ada penumpangnya kan bisa bangkrut," paparnya.

Selain itu, Hardi menyatakan Bandara Ahmad Yani berpotensi mengalami kerugian akibat munculnya pelarangan tersebut. Walau begitu, pihaknya memahami aturan yang dibuat pemerintah bertujuan mencegah penularan COVID-19 selama arus mudik.

"Kita rugi, bandara pasti sepi. Tapi kami sebagai pelayan publik tetap beroperasi. Kita harus loyal dan patuhi sekalipun kami rugi. Kondisinya dengan tahun lalu sama-sama berat. Kalau tahun kemarin ada pembatasan di awal COVID-19, dan tahun ini kita paham situasinya untuk pencegahan COVID-19. Apalagi perayaan hari raya tidak bisa dihindari kecuali dengan aturan ini," pungkasnya.

4. KAI Daop 4 Semarang ikuti aturan pemerintah

Dampak Larangan Mudik, Bandara Ahmad Yani Siap RugiIlustrasi Infrastruktur (Kereta) (IDN Times/Arief Rahmat)

Sedangkan saat dikonfirmasi IDN Times, Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro mengaku akan mentaati aturan dari pemerintah terkait larangan mudik saat Lebaran.

"Kita sebagai operator, akan mematuhi peraturan dari regulator (Pemerintah)," kata Kris melalui WhatsApp.

Baca Juga: Duh! Terbentur Larangan Mudik, Dua Bandara di Jateng Batal Beroperasi

Topic:

  • Fariz Fardianto
  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya