Comscore Tracker

Naik Lagi! Pasien Positif COVID-19 Aktif di Semarang Ada 587 Kasus 

Per hari ini tambah 61 positif dan 20 meninggal

Semarang, IDN Times -  Melansir data dari situs siagacorona.semarangkota.go.id, per Selasa (24/11/2020) pukul 19.00 WIB, kasus aktif COVID-19 di Kota Semarang kembali meningkat di angka 587 pasien. Per hari ini ada 61 kasus baru pasien yang terkonfirmasi positif virus corona.

1. Jumlah pasien positif kumulatif capai 12.856 kasus

Naik Lagi! Pasien Positif COVID-19 Aktif di Semarang Ada 587 Kasus Ilustrasi. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

Dari jumlah 587 kasus itu sebanyak 376 pasien positif merupakan warga ber-KTP Semarang. Kemudian, sebanyak 211 pasien positif dari luar Kota Semarang.

Sepanjang pandemik jumlah pasien positif COVID-19 di Kota Semarang tembus di angka 12.856 kasus. Dari total kasus pasien positif itu sebanyak 9.952 orang merupakan warga Kota Semarang, dan sisanya 2.904 orang adalah warga dari luar kota Semarang.

Baca Juga: Gawat! Ruang Isolasi di RSUD Semarang Sudah Penuh, Kasus Corona Naik

2. Angka kematian COVID-19 tembus 1.124 kasus

Naik Lagi! Pasien Positif COVID-19 Aktif di Semarang Ada 587 Kasus Pemakaman suspek COVID-19 PPU dengan protokol COVID-19 hasil swab negatif. IDN Times/Ervan Masbanjar

Angka kematian COVID-19 di Kota Semarang menyentuh 1.124 kasus. Per hari ini ada penambahan 20 pasien meninggal karena virus corona di Ibu Kota Jawa Tengah. 

Sehingga, jumlah pasien meninggal naik dibandingkan hari sebelumnya dari 1.104 kasus menjadi 1.124 kasus. Adapun, dari jumlah pasien meninggal yang ber-KTP Semarang 790 orang. 

3. Jumlah kasus suspek capai 207

Naik Lagi! Pasien Positif COVID-19 Aktif di Semarang Ada 587 Kasus Ilustrasi penanganan pasien COVID-19. IDN Times/Wildan Ibnu

Kemudian, secara kumulatif ada kenaikan jumlah pasien sembuh per hari ini dibandingkan hari sebelumnya, yakni dari 11.137 kasus menjadi 11.356 kasus. Sehingga, per hari ini ada 219 pasien positif yang dinyatakan sembuh. 

Sementara, jumlah pasien suspek atau sebelumnya disebut pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 207 kasus. Sementara, kasus probable atau orang yang masuk dalam kategori suspek dan memiliki gejala COVID-19, namun belum ada hasil dari pemeriksaan mencapai 46 kasus, sedangkan kasus meninggal dalam kondisi probable ada 102 kasus.

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19, menggelar kampanye 3 M : Gunakan Masker, Menghindari Kerumunan atau jaga jarak fisik dan rajin Mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir. Jika protokol kesehatan ini dilakukan dengan disiplin, diharapkan dapat memutus mata rantai penularan virus. Menjalankan gaya hidup 3 M, akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times.

Baca Juga: Jenazah Suspek COVID-19 Dikubur Masih Pakai Daster, Ini Faktanya

Topic:

  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya