Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gelombang Kelvin Terjang Laut Jawa, Kampung Nelayan Jateng Terendam Banjir

Kota Semarang
Gelombang Kelvin Terjang Laut Jawa, Kampung Nelayan Jateng Terendam Banjir
Ilustrasi kapal-kapal nelayan. (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)
Share Article

Semarang, IDN Times - Siklus Gelombang Kelvin yang melanda Laut Jawa telah berdampak terhadap aktivitas para nelayan di pesisir utara Jawa Tengah. Sejumlah masyarakat yang tinggal di kampung nelayan saat ini telah diminta mewaspadai peningkatan banjir rob yang muncul selama tiga hari terakhir. 


"Kita telah memperkirakan ada kenaikan banjir rob di sepanjang pesisir utara. Puncak rob terjadi mulai hari ini sampai tanggal 24 April 2021," ujar Ganis Erutjahyo, Koordinator Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang, ketika dihubungi IDN Times, Kamis (22/4/2021). 

  1. 1. TPI Wonokerto Pekalongan dihantam rob dengan ketinggian bervariasi

    Ilustrasi banjir (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
    Ilustrasi banjir (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

    Lebih lanjut, Ganis menyebut telah mengeluarkan peringatan dini bagi warga kampung nelayan agar mengantisipasi datangnya limpasan air pasang yang lebih tinggi ketimbang kondisi normal. 

    Ia bilang untuk siang ini kawasan TPI Wonokerto Pekalongan telah terendam rob dengan ketinggian bervariasi. Banjir rob juga melanda sejumlah kampung nelayan di Tambaklorok, Kota Semarang dan daerah Morodemak, Kabupaten Demak. 

  2. 2. Pelabuhan Tanjung Emas terendam banjir setinggi 165 sentimeter

    IDN Times/Dhana Kencana
    IDN Times/Dhana Kencana

    Di lokasi Pelabuhan Tanjung Emas, katanya banjir rob telah menerjang setinggi 165 sentimeter. 

    "Dari pengukuran alat yang kita pasang di muara pelabuhan mendeteksi ketinggian banjir rob jam 12 siang tadi sudah 145 sentimeter, pukul 2 siang sudah naik lagi jadi 165 sentimeter. Tapi kalau di beberapa titik dari pengamatan Pusdalop TNI AL sekitar 80 sentimeter," ungkapnya. 

  3. 3. Puncak banjir menerjang pesisir utara Jateng jam 14.00-21.00 malam

    ANTARA FOTO/Reno Esnir
    ANTARA FOTO/Reno Esnir

    Lebih jauh lagi, pihaknya menekankan puncak banjir rob akan terjadi mulai pukul 14.00-21.00 WIB malam. Pihaknya menyarankan kepada warga kampung nelayan untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus mewaspadai banjir yang lebih besar pada malam hari. 

    "Untuk aktivitas para nelayan yang melaut belum ada gangguan. Kecuali jika akan merapat kondisi dermaga tergenang tentu cukup merepotkan saat hendak menyandarkan perahu," terangnya. 

    Ia mengatakan gelombang Kelvin merupakan siklus alam yang kerap muncul setiap tahun. Gelombang Kelvin yang bulan ini melanda perairan Laut Jawa berdampak signifikan terhadap kehidupan warga pesisir utara Jateng. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More