Comscore Tracker

Patuhi PPKM Darurat, Masjid Kauman Semarang Lockdown, Jemaah Dilarang Jumatan

Duh! Masih saja ada anggapan jadi kafir tidak salat Jumat

Semarang, IDN Times - Pengurus Masjid Agung Kauman Semarang memutuskan mengikuti arahan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Tengah dengan mematuhi aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Masjid yang berada di Kampung Kauman itu ditutup selama tanggal 3--20 Juli 2021 sehingga seluruh proses ibadah ditiadakan terlebih dahulu. 

"Iya Masjid Kauman kita tutup dulu. Istilahnya ikut di-lockdown seperti anjuran pemerintah dalam aturan PPKM Darurat. Kita harus mematuhi ini karena sudah jadi kesepakatan bersama saat rapat koordinasi bersama Walikota Semarang, MUI dan DMI," kata KH Hanief Ismail, Ketua Takmir Masjid Agung Kauman Semarang saat dikontak IDN Times, Senin (5/7/2021). 

1. Yang boleh salat di Masjid Agung Kaumancuma pegawai kantor sekretariat

Patuhi PPKM Darurat, Masjid Kauman Semarang Lockdown, Jemaah Dilarang JumatanGerbang utama Masjid Agung Kauman Semarang ditutup saat PPKM Darurat. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Pihaknya per Sabtu (3/7/2021) sudah menutup seluruh akses masuk masjid mulai dari gerbang depan, pintu parkiran masjid, dan pintu sisi selatan masjid.  Efek dari penutupan Masjid Kauman, membuat seluruh jemaah dan masyarakat di lingkungan Kelurahan Kauman Semarang dilarang memasuki area masjid. 

"Untuk salat jemaahnya kita tiadakan. Yang boleh salat cuma pengurus kantor sekretariat masjid aja. Kita semata harus menaati aturan PPKM Darurat. Meski kita tidak sempat menyosialisasikan penutupan ini, tapi warga dan jemaah sudah dilarang datang ke Masjid Kauman," paparnya. 

Baca Juga: Jumatan Resmi Dilarang, DMI Jateng: Salat Jamaah di Masjid Ditiadakan

2. Salat Jumat juga tidak boleh digelar di Masjid Kauman

Patuhi PPKM Darurat, Masjid Kauman Semarang Lockdown, Jemaah Dilarang JumatanSituasi di Masjid Agung Kauman Semarang lengang selama penerapan PPKM Darurat. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Dampak dari penutupan, pelaksanaan salat Jumat juga ditiadakan di Masjid Kauman. Larangan tersebut berlaku selama tiga pekan, hingga 20 Juli 2021.

"Ini bukan pertama kali kita melarang jumatan. Karena pas lockdown awal pandemik selama empat minggu salat jumatnya juga ditiadakan," ujarnya. 

3. Penutupan Masjid Kauman tuai pro kontra

Patuhi PPKM Darurat, Masjid Kauman Semarang Lockdown, Jemaah Dilarang JumatanIlustrasi lockdown (IDN Times/Arief Rahmat)

Hanief juga meminta kesadaran dari masyarakat Kampung Kauman untuk menahan diri dulu dan mengganti salat Jumat menjadi salat Zuhur. Ia mengaku banyaknya tanggapan pro dan kontra dari warga terhadap penutupan tersebut. Salah satunya menganggap akan jadi kafir jika tidak beribadah salat Jumat selama tiga kali. 

"Tapi setelah diberi pengertian, warga juga memahami. Ya memang disebutkan dalam Alquran bahwa umat Islam akan menjadi kafir bila tidak salat Jumat. Tapi kan sesuai fatwa MUI, dengan kondisi yang darurat, kita mesti diminta menjaga nyawa dan kesehatan dulu. Toh, salat Jumatnya bisa diganti salat Zuhur," ungkapnya. 

4. Salat Id di Masjid Kauman menunggu perkembangan PPKM Darurat

Patuhi PPKM Darurat, Masjid Kauman Semarang Lockdown, Jemaah Dilarang JumatanInfografis PPKM Darurat Jawa-Bali pada 3-20 Juli 2021. (IDN Times/Aditya Pratama)

Ihwal rencana pelaksanaan Salat Id saat Iduladha pada 20 Juli 2021, Hanief mengaku masih menunggu perkembangan hasil PPKM Darurat. Pihaknya bersama Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi akan mengkaji ulang, tepatnya sepekan sebelum perayaan Iduladha. 

"Belum kita putuskan apakah akan gelar salat Id atau tidak. Semoga saja penularannya menjadi landai dan berkurang sehingga pas tanggal 20 nanti kita bisa salat Id di Kauman," pungkasnya. 

Baca Juga: Tawarih Pertama di Masjid Kauman, Warisan Terakhir Ki Ageng Pandan Arang

Topic:

  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya