Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dedy Yon Bersyukur Pegadaian Ikut Bergerak Kurangi Abrasi Pantai Kodok
Ilustrasi Mangrove (Dok. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan)
  • Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menggencarkan penghijauan pesisir dari Kaligangsa hingga Pantai Kodok untuk menambah Ruang Terbuka Hijau yang masih kurang 20 persen.
  • PT Pegadaian menanam 1.000 mangrove dan menyediakan 500 urban farming di Pantai Kodok sebagai aksi nyata menghadapi perubahan iklim serta mendukung gaya hidup ramah lingkungan.
  • Pegadaian menegaskan komitmen ESG dengan berkontribusi pada pelestarian lingkungan, berharap kolaborasi ini meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga ekosistem pesisir dan kota hijau berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tegal, IDN Times - Pemerintah Kota Tegal menyatakan masih kekurangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebanyak 20 persen. Oleh sebab itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono sedang getol berusaha menghijaukan pesisir pantai dari wilayah Kaligangsa hingga Pantai Kodok. 

Salah satu caranya ialah merangkul BUMN yang beroperasi di Kota Bahari. Utamanya mengajak PT Pegadaian memperbanyak penanaman mangrove di tepi Pantai Kodok. 

"Ruang Terbuka Hijau Kota Tegal itu masih kurang dari target kebutuhan. Sehiingga akan diupayakan penanaman mangrove dari Kaligangsa sampai dengan Pantai Kodok dengan harapan memenuhi RTH,” tuturnya dalam keterangan yang diterima IDN Times, Minggu (7/7/2026). 

1. Pabrik dan perumahan diminta penuhi RTH 60 persen

Jajaran PT Pegadaian menanam mangrove di Pantai Kodok Tegal. (IDN Times/Dok Humas Pegadaian Kanwil Semarang)

Tidak hanya di kawasan pesisir saja, katanya pihaknya meminta perusahaan, pabrik-pabrik, real estate yang membangun kawasan pabrik atau perumahan bisa memenuhi 60 persen untuk bangunan dan 40 persen untuk RTH.

Selain memperindah kawasan, Pemerintah Kota Tegal juga akan melakukan penanaman di tepi-tepi jalan. Sehingga dengan rentang 3-4 tahun bisa tercapai kebutuhan RTH sebanyak 20 persen.

2. Tanam 1.000 mangrove untuk percantik Pantai Kodok

Ilustrasi urban farming. (Unsplash/Joshua Lanzarini)

Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Tegal Ali Musta’at mengatakan, untuk mempercantik Pantai Kodok, pihaknya terlibat penanaman 1.000 mangrove dan memberi 500 urban farming.

Menurutnya, perubahan iklim bukan lagi isu masa depan, melainkan tantangan nyata yang saat ini sudah dirasakan bersama. Seperti peningkatan suhu, perubahan pola cuaca, serta berbagai dampak lingkungan lainnya, yang memerlukan perhatian dan aksi nyata dari seluruh elemen masyarakat, pemerintah, maupun dunia usaha.

"Sebagai lembaga keuangan pemerintah, kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan, mengurangi sampah, menghemat energi, dan menjaga kelestarian alam di sekitar kita. Semoga sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga Kota Tegal menjadi kota yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan," paparnya. 

Pihaknya yang berkomitmen pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) pun menyadari bahwa keberlanjutan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Oleh karena itu, Pegadaian turut ambil bagian dan mendukung berbagai program pelestarian lingkungan, penghijauan, pengelolaan sampah, serta edukasi kepada masyarakat. 

3. Pegadaian berikan dampak keberlanjutan

ilustrasi mangrove di pesisir (freepik.com)

Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil XI Semarang M Aries Aviani Nugroho menegaskan Pegadaian berkomitmen untuk tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan hidup. 

Pihaknya berharap bantuan dan dukungan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar bagi kelestarian lingkungan.

Melalui kolaborasi ini, seluruh pihak berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir dan menghijaukan kawasan perkotaan dapat terus meningkat, demi masa depan bumi yang lebih hijau dan sehat.

Editorial Team

Related Article