Semarang, IDN Times - Perekonomian Provinsi Jawa Tengah pada tiga bulan pertama (kuartal I) tahun 2026 menunjukkan kinerja yang memuaskan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi di wilayah itu mencapai 5,89 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Capaian ini melampaui rata-rata pertumbuhan di Pulau Jawa (5,79 persen) dan tingkat nasional (5,61 persen).
Terkait pencapaian ini, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M Noor Nugroho mengatakan, jika pertumbuhan ekonomi di Jateng tumbuh kuat di tengah peningkatan ketidakpastian global. Ia menambahkan, pertumbuhan tersebut tertolong oleh tingkat belanja rumah tangga dan masuknya aliran investasi.
