Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gibran Sarankan Baznas Lakukan Transparansi dan Akuntabilitas Zakat
Wapres Gibran Rakabuming Raka berpeci hitam saat menyalami relawan Baznas. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)
  • Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta Baznas untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam penerimaan dana zakat.
  • Gibran berharap Baznas dapat memperkuat perannya dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat, termasuk memberikan pelatihan kesiapsiagaan bencana dan beasiswa bagi anak korban bencana.
  • Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyatakan apresiasi terhadap 5.000 relawan tanggap bencana dan rumah sehat Baznas yang telah membantu penanganan kebencanaan nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meminta supaya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melakukan akuntabilitas dan transparansi dalam setiap penerimaan dana zakat. Pihaknya juga mengapresiasi peran aktif para relawan Baznas dan para mitranya dalam membantu pemerintah menangani persoalan kebencanaan nasional. 

"Tolong kami memohon agar dilakukan transparansi dan juga akuntabilitas untuk setiap proses penerimaan zakat," kata Gibran tatkala memimpin apel kesiapsiagaan Baznas di Lapangan Simpang Lima Semarang, Jumat (13/12/2024). 

1. Gibran minta Baznas buatkan titik pertumbuhan ekonomi

Ketua Baznas RI Noor Achmad bersama Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana mendampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka saat apel kesiapsiagaan relawan Baznas di Simpang Lima Semarang. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Lebih lanjut, Gibran menyampaikan Baznas ke depannya diharapkan bisa semakin memperkuat perannya dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat, baik itu terkait pemberian pelatihan kesiap siagaan bencana kepada masyarakat, sampai pembangunan sekolah darurat. 

Sementara bagi anak korban bencana, katanya bisa mendapatkan pemberian beasiswa dan keperluan sekolah bagi anak korban bencana.

"Pembuatan titik pertumbuhan ekonomi baru di tempat relokasi serta penyaluran bantuan produktif untuk kemandirian ekonomi para korban bencana," tuturnya.

2. Kesiapsiagaan bencana untuk kurangi kerugian

Ketua Baznas RI Noor Achmad, Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana dalam posisi berdiri saat apel kesiapsiagaan relawan Baznas. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Selain itu, bencana juga mengakibatkan dampak turunan yang sering kali menambah kerentanan dan masyarakat, baik terkait kemiskinan, kelanjutan pendidikan, sampai kesehatan. 

Oleh karena itu, kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana menjadi sangat penting untuk mengurangi kerugian yang ditimbulkan.

"Saya sangat mengapresiasi peran aktif Baznas, para relawan, serta mitra Baznas yang telah bersinergi untuk membantu pemerintah dalam membantu penanganan kebencanaan Nasional, baik pada tahap tanggap darurat bencana, pemulihan pasca bencana sampai upaya untuk mengurangi risiko bencana seperti Kampung Tanggap Bencana dan program Masyarakat Bangkit Sejahtera," tuturnya.

3. Baznas beberkan cara kumpulkan infaq untuk bencana

Baznas Kabupaten Cilacap menjalin kerjasama dengan perusahaan S2P dan Perhutan untuk mendukun ekonomi kelompok peternak di Maos, Selasa (29/10/2024).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Ketua Baznas RI, Noor Achmad, mengatakan apel siaga Baznas melibatkan 5.000 relawan tanggap bencana dan rumah sehat Baznas seluruh wilayah. Ia memaparkan apel kesiapsiagaan kali ini, pihaknya akan menunjukkan kepada masyarakat jika selama ini turut membantu masyarakat yang terkena bencana.

"Kami sampaikan bahwa apa yang kami lakukan ini merupakan bagian dari desakan masyarakat. Karena masyarakat meminta kepada kami, kami mau infaq mau sedekah untuk bencana siapa yang mengumpulkan, maka mereka umumnya minta baznas untuk bisa tampil mengumpulkan dan kemudian membentuk relawan-relawan ini," kata Noor.

Editorial Team

Related Article