Semarang, IDN Times – PT KAI Daop 4 Semarang memastikan operasional Kereta Api (KA) Ciremai relasi Semarang–Bandung tetap berjalan normal untuk Kamis (2/4/2026). Mereka menegaskan tidak ada perubahan jadwal maupun pembatalan perjalanan untuk rute tersebut.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif menyampaikan, komitmen KAI dalam menjaga keandalan operasional, khususnya pada layanan kereta api favorit masyarakat yang menghubungkan wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat.
"KA Ciremai tetap diberangkatkan sesuai jadwal dan berjalan tepat waktu. Tidak terdapat perubahan operasional, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam merencanakan perjalanan menggunakan KA tersebut," katanya dilansir keterangan resmi, Rabu (1/4/2026).
Sebagai salah satu kereta api favorit dengan tingkat okupansi tinggi pada periode pasca-Angkutan Lebaran, KAI memastikan seluruh aspek operasional berada dalam kondisi optimal. Hal tersebut mencakup kesiapan sarana, prasarana, hingga petugas lapangan demi menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan, KAI Daop 4 Semarang terus melakukan pemantauan intensif terhadap perjalanan kereta api serta kondisi di lapangan. Langkah preventif itu bertujuan memastikan seluruh layanan transportasi tetap berjalan lancar dan terkendali.
Bagi masyarakat pengguna jasa kereta api, KAI memberikan imbauan operasional sebagai berikut:
Tiba Lebih Awal: Calon penumpang diimbau datang ke stasiun minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan.
Persiapan Masuk: Kedatangan lebih awal sangat penting agar proses masuk ke area peron (boarding) berjalan tertib dan lancar.
Untuk diketahui, KA Ciremai relasi Semarang-Bandung terjebak longsor di petak Jalan Maswati-Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (1/4/2026). Kereta api itu harus berhenti sementara di lokasi terdampak, tepatnya di KM 142+8/9 pada petak Jalan Maswati-Sasaksaat.
