Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kloter Calhaj dari Tegal Berangkat ke Makkah, Begini Pesan Gus Yasin

Kloter Calhaj dari Tegal Berangkat ke Makkah, Begini Pesan Gus Yasin
Sejumlah calhaj asal Kabupaten Tegal menengadahkan tangannya ke depan untuk memanjatkan doa sebelum keberangkatan ke Arab Saudi. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)
Intinya Sih
  • Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen melepas kloter pertama jemaah haji Jawa Tengah asal Tegal dari Embarkasi Solo menuju Madinah pada 22 April 2026 menggunakan pesawat Garuda Indonesia.
  • Gus Yasin berpesan agar jemaah menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik daerah dan Indonesia selama menjalankan ibadah haji yang berlangsung sekitar 40 hari di Tanah Suci.
  • Tahun ini Jawa Tengah memberangkatkan total 34.122 jemaah melalui dua embarkasi, yaitu Solo dengan 81 kloter dan Yogyakarta dengan 15 kloter, didampingi ratusan petugas haji.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Boyolali, IDN Times - Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen melepas kloter pertama jemaah haji Jawa Tengah dari Embarkasi Solo (Donohudan), Kabupaten Boyolali pada Selasa (21/4/2026) malam.

Untuk kloter pertama dari rombongan Kabupaten Tegal. Jemaah dijadwalkan terbang dari Bandara Adi Soemarmo pukul 01.05 WIB pada Rabu, 22 April 2026 menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 6101 menuju Madinah.  

Dalam kesempatan itu, Gus Yasin mengutarakan bahwa setiap calhaj selama di Tanah Suci perlu menjaga kesehatan, kekompakan, dan nama baik daerah serta Indonesia.

Selain itu juga diminta mengikuti arahan pembimbing dan jadwal yang telah disusun. 

“Yang paling dijaga di sana adalah arahan dari pembimbing haji di KBIH,” ujarnya dalam keterangan yang diterima IDN Times, Rabu (22/4/2026). 

Gus Yasin juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik sejak awal keberangkatan. Ia mengingatkan perjalanan ibadah haji berlangsung panjang, sekitar 40 hari, sehingga jemaah harus cermat menjaga stamina.

“Jaga kesehatan, jaga kekompakan,” kata dia.

Lebih jah lagi, ia menyarankan setiap jemaah menjaga perilaku selama beribadah haji. Para jemaah harus ikut mempertahankan citra baik jemaah Indonesia yang selama ini dikenal tertib, sopan, dan tidak menyulitkan pihak lain.

“Nama baik Provinsi Jawa Tengah juga harus dijaga di sana,” ujarnya.

Berdasarkan data Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jateng, kuota jemaah haji se-Jawa Tengah tahun ini mencapai 34.122 orang. 

Jumlah itu terdiri atas 32.138 jemaah urut porsi, 1.706 jemaah prioritas lansia, 191 petugas haji daerah, dan 87 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).  

Jemaah tersebut diberangkatkan melalui dua embarkasi, yakni Solo dan Yogyakarta. Sebanyak 81 kloter diberangkatkan melalui Embarkasi Solo, sedangkan 15 kloter dari wilayah karesidenan Kedu melalui Embarkasi Yogyakarta International Airport.  

Jumlah jemaah yang berangkat melalui Embarkasi Solo mencapai 28.772 orang dengan pendampingan 321 petugas haji. Sementara melalui Embarkasi Yogyakarta sebanyak 5.368 orang dengan didampingi 60 petugas haji.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More