Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Korban Banjir Pekalongan Dapat Bantuan Logistik: Makan Tiga Kali

IMG-20260119-WA0062.jpg
Seorang pria menunggu dagangan sayuran di Kecamatan Tirto Kota Pekalongan. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)
Intinya sih...
  • Warga Pekalongan mengapresiasi bantuan logistik dari pemerintah
  • Pemprov Jateng salurkan bantuan senilai Rp169 juta untuk penanganan banjir
  • Koordinasi antara pemerintah provinsi dan kota terus dilakukan untuk menangani banjir
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pekalongan, IDN Times - Sejumlah warga Kota Pekalongan mengapresiasi gerak cepat yang dilakukan oleh pemerintah dalam penanganan banjir daerah setempat. Meskipun sejumlah warga harus mengungsi, namun kebutuhan logistiknya dipastikan aman dan terpenuhi dengan baik.

“Alhamdulillah, kebutuhan pengungsi sudah terpenuhi. Makan sehari tiga kali, anak-anak dikasih susu dan buah-buahan,” kata salah seorang pengungsi, Muasanah saat dikunjungi Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin di Posko Pengungsian di Masjid Al Karomah, Jalan Raya Tirto Raya, Kecamatan Pekalongan Barat, Senin (19/1/2026).

Ia mengatakan, ia harus meninggalkan rumahnya setelah banjir merendam permukiman sejak Jumat malam.

Namun, petugas langsung memastikan kebutuhan para pengungsi terpenuhi, saat mereka tiba di posko.

“Bersyukur dibantu pemerintah. Dari hari pertama kita ke sini langsung ditanya kebutuhan kami. Pemerintah tanggap,” katanya.

Sebagai informasi, banjir di daerah tersebut terjadi akibat hujan lebat disertai angin kencang, yang menyebabkan Sungai Bremi meluap dan menggenangi sejumlah wilayah di Kota Pekalongan.

Pemprov Jateng gelontorkan bantuan Rp169 juta ke Kota Pekalongan

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan per Senin, 19 Januari 2026 pukul 09.00 WIB. Bencana ini berdampak pada 8.692 kepala keluarga di empat kecamatan. Sementara itu, sebanyak 2.400 jiwa tercatat mengungsi dan tersebar di 24 posko pengungsian.

Selama berada di pengungsian, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan senilai Rp169,7 juta untuk penanganan dampak banjir di Kota Pekalongan. Bantuan yang disalurkan meliputi logistik, paket perlengkapan kebutuhan dasar, makanan dan non-permakanan, satu ton beras, serta obat-obatan.

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin menyatakan, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para pengungsi sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

"Kita pastikan bahan pokok, kebutuhan makan aman, dapur umum sudah kita siapkan semua" ujar Taj Yasin.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah kota setempat terus melakukan koordinasi untuk menangani banjir, baik melalui upaya darurat di lokasi pengungsian maupun langkah lanjutan, guna mempercepat surutnya genangan dan memulihkan aktivitas warga.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Terjaring OTT KPK, Ini Profil dan Kontroversi Bupati Pati Sudewo

19 Jan 2026, 19:00 WIBNews