Pembangunan Mandek, RSUD Mijen Semarang Belum Beroperasi

Semarang, IDN Times - Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mijen Semarang berhenti. Sehingga, sampai sekarang rumah sakit tipe D itu belum beroperasi untuk melayani masyarakat.
1. Agar layanan kesehatan masyarakat terpenuhi

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, pihaknya mendorong RSUD Mijen bisa segera beroperasi untuk melayani masyarakat. Hal ini agar kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di sekitar wilayah Mijen bisa segera terpenuhi.
‘’Hingga saat ini rumah sakit itu belum bisa digunakan. Ini karena pembangunan sarana dan prasarana yang belum selesai total. Untuk itu, saya meminta agar pemenuhan pembangunan itu bisa dikebut,’’ ungkapnya, Minggu (26/5/2024).
Menurut perempuan yang akrab disapa Ita ini, Dinkes menyampaikan belum ada dapurnya, belum ada laundry, tapi pihaknya meminta bahwa itu bisa diselesaikan sambil jalan.
2. Harus bisa diakses penyandang disabilitas

‘’Karena laundry kan bisa dititipkan RSWN atau bisa dilaundry-kan, agar segera cepat bisa dipakai,” ujarnya.
Selain itu, wali kota mengingatkan agar RSUD Mijen juga bisa diakses oleh penyandang disabilitas. Artinya, akses-akses kesehatan juga harus ramah disabilitas.
“Paling penting untuk difabel, karena apapun namanya rumah sakit itu semua masyarakat akan datang,” terangnya.
3. Dinkes diminta mengecek agar pembangunan tidak sembarangan

Sementara itu, Ita menginstruksikan agar Dinas Kesehatan Kota Semarang selalu mengecek atau memantau agar pembangunan tidak sembarangan. Sehingga, gedung RSUD Mijen bisa awet dan tidak mudah rusak.
“Kemudian masalah terkait saluran, kemudian talang, dan sanitasi lainnya harus diperhatikan. Karena kalau hujan biar air gak ke mana-mana. Kemudian, wilayah sekitarnya juga harus diperhatikan, karena di belakang gedung masih banyak rumput yang belum rapi. Sehingga, perlu finishing-finishing karena rumah sakit dibangun sejak 2022, sehingga hampir tiga tahun proses pembangunan, jika tidak segera dipakai bisa rusak,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ita menambahkan, jika RSUD Mijen untuk bisa segera dibuka layanannya minimal rawat jalan untuk sementara waktu. Hal ini mengingat sumber daya manusia juga sudah disiapkan dan untuk menjaga bangunan agar terus terawat.

















