Sekolah Sehat ala SMP 22 Semarang Dapat Penghargaan Juara I Nasional

- SMP Negeri 22 Semarang meraih Juara I dalam kompetisi AIA Healthiest School.
- Program Jumat Sehat, PITERPAN, urban farming, dan peternakan ayam KUB menjadi kunci kesuksesan sekolah.
- Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang bangga dengan prestasi SMP 22 Semarang dan akan memberikan dukungan untuk mengikuti tingkat internasional.
1. Terapkan program sekolah sehat

SMP 22 berhasil lolos sebagai juara karena menerapkan sejumlah program yang berkaitan dengan sekolah sehat. Pertama, program Jumat Sehat yang merupakan aktivitas gaya hidup sehat seperti senam, jalan sehat dan implementasi Isi Piringku (sarapan sehat bersama). Kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan jasmani ini dilakukan setiap hari Jumat di sekolah.
Kemudian, ada program PITERPAN, yakni Pelayanan dan Edukasi Kesehatan Terpadu Pelajar Kota Semarang. Selanjutnya, SMP 22 juga melakukan aktivitas urban farming, urban fishing, dan peternakan ayam KUB. Upaya ini untuk mengatasi dan menekan kasus stunting di lingkungan sekolah.
Kepala SMP 22 Semarang, Muslimin mengatakan, pihaknya mengimplementasikan poin-poin sekolah sehat versi AIA. Seperti program kesehatan jasmani, kesehatan mental, gaya hidup aktif, pergerakan badan yang bugar, sehat dan lestari.
2. Presentasikan program andalan

"Program andalan yang kami presentasikan saat lomba ini memang adaptasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Kami menurunkan dan mengimplementasi program-program tersebut di sekolah,’’ katanya.
Selanjutnya, luas sekolah yang mencapai 11 ribu meter persegi ini juga dimanfaatkan untuk beternak ikan lele dan nila. Lalu, juga mengimplementasikan urban farming dengan menanam sayuran, memelihara ayam KUB, kalkun dan bebek.
3. Kalahkan 145 sekolah

Akhirnya, SMP 22 Semarang berhasil meraih Juara I dalam AIA Healthiest Schools yang merupakan program internasional untuk membangun kebiasaan hidup sehat. Baik dalam perencanaan maupun penerapan dan program yang mendukung lingkungan sekolah lebih sehat.
‘’Dari penjurian dan kurasi oleh juri-juri profesional yang ahli di bidangnya, kami lolos sebagai juara dan mengalahkan 145 sekolah SD dan SMP yang terlibat di kompetisi tersebut. Kota Semarang sendiri mengirimkan dua perwakilan, yakni SMP 10 dan SMP 22 Semarang. Namun, sekolah kami yang akan bertanding di tingkat internasional,’’ tandas Muslimin.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto mengaku bangga dengan prestasi yang diraih SMP 22 Semarang di tingkat nasional.
"Menjadi kebanggan tersendiri bahwa SMP 22 Semarang meraih penghargaan tingkat nasional dan berpeluang untuk maju ke tingkat Internasional. Tentunya, Pemkot Semarang akan terus memberikan support agar bisa melangkah ke tahapan selanjutnya,’’ katanya.



















