Tips Cegah Kesetrum Listrik Saat Banjir Menurut PLN, Waspada!

Semarang, IDN Times - PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Semarang mematikan 246 gardu distribusi listrik saat cuaca buruk dan bencana banjir di Kota Semarang sejak Jumat (30/12/2022) hingga Minggu (1/1/2023). Dari kejadian itu sebanyak 6.825 pelanggan terdampak pemadaman atau gangguan listrik.
1. Sebanyak 43 gardu listrik di Semarang Utara dipadamkan

Selain itu, PLN mengimbau agar masyarakat lebih mewaspadai bahaya listrik di tengah kondisi cuaca buruk, seperti banjir.
Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Semarang (UP3), Elpis Sinambela mengatakan, ada 246 gardu distribusi telah diamankan dan dimatikan di wilayah Kota Semarang saat kejadian banjir kemarin.
"Khusus di Semarang Utara, ada 43 gardu PLN yang dipadamkan untuk keamanan masyarakat. Selain itu, kami terus mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan lapor PLN jika air meninggi sehingga menyebabkan genangan di lingkungannya," ungkapnya dalam keterangan resmi, Minggu (1/1/2023).
2. Cabut peralatan listrik yang menempel di stop kontak

Adapun, ada beberapa tips keamanan kelistrikan yang bisa dilakukan masyarakat saat kondisi banjir.
Pertama, masyarakat atau pelanggan bisa segera mematikan instalasi listrik di dalam rumah. Selain itu, juga segera mencabut peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak, serta menaikkan peralatan elektronik ke tempat yang lebih tinggi dan aman.
Kedua, jika aliran listrik yang terkena banjir tidak padam, maka pelanggan bisa segera menghubungi contact center PLN 123 dan juga segera menghubungi instansi terkait penanggulangan bencana, yaitu BPBD.
3. Lapor PLN jika ada gardu listrik terendam banjir

"Jika terdapat laporan terjadi banjir yang merendam gardu distribusi serta rumah warga, maka kami akan segera melakukan pemadaman listrik untuk keamanan," ujarnya.
Ketiga, Elpis mengimbau masyarakat untuk sigap melaporkan ke kantor PLN terdekat atau contact center 123 jika menghadapi kondisi pasang air banjir.
‘’Kami akan secara sigap terus memantau dan mengamankan kondisi kelistrikan di titik-titik bencana saat banjir terjadi,’’ imbuhnya.


















