Bikin Tekor! 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Token Listrik Cepat Habis

- Artikel menyoroti empat kebiasaan rumah tangga sepele yang diam-diam membuat token listrik cepat habis dan sering disalahartikan sebagai kenaikan tarif listrik.
- Kebiasaan boros tersebut meliputi membiarkan charger tetap menempel di stopkontak, rice cooker terus dalam mode hangat, AC disetel terlalu dingin, serta membuka kulkas terlalu lama.
- Penulis mengajak pembaca untuk lebih bijak menggunakan alat elektronik agar konsumsi daya berkurang dan saldo token listrik bisa bertahan lebih lama.
Semarang, IDN Times — Pernah gak sih kamu merasa baru saja mengisi token listrik, tapi belum ada seminggu alarm meteran sudah berbunyi tit-tit-tit lagi? Bunyi ikonik itu sering kali sukses bikin jantungan sekaligus dompet mendadak mules, terutama bagi kamu anak kos atau pasangan muda yang sedang berhemat.
Banyak orang langsung menyalahkan tarif dasar listrik yang dianggap naik. Padahal, tanpa disadari, biang kerok dari membengkaknya tagihan tersebut justru berasal dari perilaku kita sendiri di rumah. Ada beberapa aktivitas harian yang dianggap remeh, namun ternyata menyedot daya listrik secara konstan alias menjadi "vampir energi".
Biar gak merugi terus-menerus, yuk cari tahu 4 kebiasaan sepele yang bikin token listrik cepat habis berikut ini. Wajib diubah mulai sekarang, Lur!
1. Membiarkan Colokan Charger HP Tetap Menempel di Stopkontak

Kebiasaan satu ini pasti hampir dilakukan oleh semua orang. Setelah baterai gawai penuh atau sebelum berangkat kerja, kita sering kali hanya mencabut kabel dari HP, sementara kepala charger tetap dibiarkan menancap di sakelar dinding.
Mengapa Boros? Meskipun tidak terhubung ke HP, kepala charger yang tetap menempel pada stopkontak akan terus mengonsumsi arus listrik (disebut phantom load atau daya stanby).
Memang dayanya kecil, sekitar 1 hingga 5 watt. Namun, jika ada banyak colokan (charger HP, laptop, hingga kabel TV) yang dibiarkan menempel selama berhari-hari, akumulasi dayanya bisa memakan kuota token listrikmu secara cuma-cuma, Lur!
2. Membiarkan Rice Cooker Berada dalam Mode "Warm" Selama 24 Jam

Banyak dari kita yang memasak nasi di pagi hari, lalu membiarkan rice cooker terus menyala dalam mode penghangat (keep warm) hingga malam bahkan keesokan harinya agar nasi tetap hangat saat dimakan.
Mengapa Boros? Proses awal memasak nasi (cooking) memang memakan daya besar sekitar 300–400 watt. Namun, mode penghangat yang menyala seharian justru memakan daya konstan sekitar 50–80 watt.
Jika dihitung selama 24 jam penuh, konsumsi energinya bisa menyalip daya memasak itu sendiri. Sebaiknya, nyalakan mode penghangat sekitar 30 menit saja sebelum makan, atau cabut colokan setelah nasi matang dan hangatkan kembali seperlunya.
3. Mengatur Suhu AC Terlalu Rendah Langsung ke 16 Derajat

Saat cuaca luar sedang panas-panasnya, kita cenderung menyalakan AC dan langsung mengaturnya ke suhu paling rendah, yaitu 16 derajat Celsius, dengan harapan kamar bisa cepat dingin seperti kutub.
Mengapa Boros? Menyetel AC ke angka 16 derajat memaksa kompresor bekerja ekstra keras tanpa henti untuk mencapai suhu ekstrem tersebut—yang sebenarnya hampir mustahil tercapai di iklim tropis. Selama kompresor bekerja maksimal, daya listrik yang tersedot akan berada di titik tertinggi.
Setel AC di suhu ideal ruang, yaitu 22 hingga 24 derajat Celsius. Suhu ini sudah cukup sejuk bagi tubuh manusia dan membuat kompresor bekerja lebih santai (bisa mati otomatis saat suhu tercapai), sehingga konsumsi token jauh lebih hemat.
4. Sering Membuka-Tutup Pintu Kulkas Terlalu Lama

Membuka pintu kulkas terlalu lama hanya untuk melamun, mencari inspirasi camilan, atau lupa menutupnya dengan rapat adalah kebiasaan sepele berikutnya yang menguras dompet.
Mengapa Boros? Ketika pintu kulkas terbuka, udara dingin di dalam akan keluar dan digantikan oleh udara hangat dari luar ruangan. Akibatnya, mesin kompresor kulkas harus bekerja keras dari awal untuk menurunkan suhu internal kembali ke titik ideal.
Semakin sering dan lama pintu kulkas terbuka, semakin sering pula kompresor bekerja keras memompa daya listrik. Pastikan karet pintu kulkasmu masih rapat ya, Lur!
Nah, itu dia beberapa kebiasaan kecil yang efeknya bisa bikin tekor. Yuk, lebih bijak lagi dalam menggunakan alat elektronik biar sisa saldo token di rumah aman sampai akhir bulan. Semoga bermanfaat, Lur!


















