Semarang, IDN Times — Sedulur yang tinggal di Jawa Tengah pasti merasakan ada yang berbeda dengan cuaca belakangan ini, khususnya saat malam hingga pagi hari. Udara rasanya dingin menggigil sampai menusuk tulang, padahal saat siang hari matahari bersinar terik.
Jangan panik dulu ya, Lur! Penurunan suhu udara yang drastis ini bukan pertanda adanya cuaca ekstrem yang berbahaya. Berdasarkan keterangan dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, kondisi ini merupakan karakteristik normal tahunan saat musim kemarau yang akrab disebut masyarakat Jawa sebagai fenomena "Bediding".
Biar kamu gak gagal paham dan bisa bersiap diri, yuk simak rincian lengkapnya dalam 3 listicle berikut ini!
