Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Perkembangan Padel di Semarang Pesat, Berpeluang Jadi Sport Tourism

Perkembangan Padel di Semarang Pesat, Berpeluang Jadi Sport Tourism
Dua perempuan mencoba lapangan padel di Portres Padel Arena Jalan Sumbing Gajahmungkur. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Intinya Sih
  • Dispora Kota Semarang menilai perkembangan padel sangat cepat dengan 19 lapangan aktif dan berpotensi digelar kejuaraan tingkat kecamatan hingga antar kota.
  • Pemerintah mendorong pengelola lapangan memberi ruang bagi anak-anak agar muncul bibit unggul yang bisa membawa nama Semarang di kancah nasional.
  • Portres Padel Arena menghadirkan lapangan berstandar internasional dan membuka peluang sport tourism, menghubungkan olahraga padel dengan destinasi wisata khas Semarang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Semarang, IDN Times - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang memperkirakan olahraga padel yang tergolong pesat bisa membentuk olahraga tersebut menjadi sebuah kejuaraan tingkat kecamatan bahkan antar kota. 

Saat ini jumlah lapangan padel di Kota Semarang diperkirakan sudah mencapai 19 lokasi. 

"Ke depan saya yakin perkembangan padel di Kota Semarang cukup cepat," Kepala Dispora Kota Semarang, Fravarta Sadman saat datang dalam peresmian Portres Padel Arena di Jalan Sumbing Gajahmungkur Semarang, Jumat (5/7/2026). 

Table of Content

1. Pemilik lapangan padel diminta sediakan ruangan buat anak anak

1. Pemilik lapangan padel diminta sediakan ruangan buat anak anak

IMG_20260605_160626.jpg
Suasana lapangan padel yang dipakai sejumlah perempuan. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Ia juga meminta pengelola lapangan menyediakan waktu untuk anak-anak usia dini. Saat ini sudah banyak anak muda yang mulai suka padel. 

Dengan banyaknya warga menggemari padel, paling tidak bisa mengasah bakat anak anak muda untuk menekuni olahraga tersebut. Sehingga nantinya bisa memperoleh bibit unggul untuk diorbitkan menjadi pemain padel profesional. 

"Kita nanti fasilitasi kalau ada lomba-lomba padel. Dari kecamatan bisa. Terus kalau  orang datang minta rekomendasi mau pelaksanaan kegiatan langsung hari ini juga kita tandatangani," tuturnya. 

Pihaknya berharap makin banyak lapangan padel akan melahirkan bibit pemain hebat. Dari Kota Semarang, lalu ke tingkat nasional.

2. Pemain padel bisa angkat keunikan kota Semarang

IMG_20260605_151956.jpg
Peresmian lapangan padel Portres Padel Arena Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Chief Operating Officer Portres Padel Arena, Rico Wibowo, mengatakan potensi sport tourism dari olahraga padel cukup besar.

Pemain padel yang datang ke Semarang tidak hanya menghabiskan waktu di lapangan. Mereka biasanya juga mencari kuliner hingga mengunjungi berbagai destinasi wisata. 

“Sport tourism-nya kita tidak hanya mengangkat orang datang lalu bermain padel, tapi kita juga bisa mengangkat Kota Semarang. Kita punya Kota Lama, kita punya bangunan bersejarah kayak Lawang Sewu, Tugu Muda, dan lainnya,” akunya. 

3. Portres Padel Arena punya lapangan standar internasional

Ilustrasi padel yang mampu melatih koordinasi dan refleks tubuh (freepik.com/freepik)
Ilustrasi padel yang mampu melatih koordinasi dan refleks tubuh (freepik.com/freepik)

Melalui Portres Padel Arena ini pihaknya mempunyai lapangan dengan standar internasional. Artinya pemain andal bisa berlatih di sini.

"Kita menawarkan lapangan yang standar, ada pula yang standarnya sudah internasional," ungkapnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More