Semarang, IDN Times — Memasuki pertengahan tahun 2026, cuaca terik musim kemarau lagi ekstrem-ekstremnya nih, Lur. Menyalakan kipas angin seharian penuh rasanya sudah jadi kebutuhan primer biar gak mandi keringat di dalam rumah. Alhasil, alat elektronik yang satu ini dipaksa kerja rodi tanpa henti dari pagi ketemu pagi lagi.
Namun, kenyamanan itu mendadak sirna begitu meteran listrik di dinding mulai berbunyi tit-tit-tit tanda token kritis. Banyak yang menuduh kipas angin sebagai biang kerok jebolnya anggaran bulanan. Benarkah demikian?
Sebenarnya, daya listrik satu kipas angin itu relatif kecil (sekitar 30 hingga 75 Watt) jika dibandingkan dengan AC. Tapi kalau dinyalakan nonstop berhari-hari ditambah cara pakai yang keliru, ya tetap saja akumulasinya bikin token cepat amblas!
Gak perlu mengorbankan diri kegerahan, yuk bongkar trik rahasia biar kipas angin tetap nyala tapi listrik rumah anti-boros berikut ini!
