Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Trik Menjernihkan Minyak Goreng Bekas Pakai Nasi Sisa dan Tapioka, Bikin Bening Lagi
ilustrasi minyak goreng (vecteezy.com/Bagus Wahyu)
  • Minyak jelantah yang baru dipakai 1–2 kali untuk menggoreng makanan ringan dapat dijernihkan alami dengan nasi sisa atau tepung tapioka.
  • Kepalan nasi menyerap remah dan jelaga saat digulingkan dalam minyak panas, sedangkan larutan tapioka menggumpal untuk mengikat endapan halus.
  • Setelah dibersihkan, minyak perlu disaring dengan tisu dapur atau kain microfiber; penggunaannya dibatasi maksimal 2–3 kali dan dibuang bila tengik, hitam, atau berbusa berlebih.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Tips menjernihkan minyak goreng bekas menggunakan nasi sisa atau larutan tepung tapioka, kemudian menyaringnya dengan tisu dapur atau kain microfiber.
  • Who?
    Pengguna rumah tangga yang memiliki minyak goreng bekas pakai 1–2 kali untuk menggoreng makanan ringan seperti tahu, tempe, atau kerupuk.
  • Where?
    Di dapur, menggunakan wajan untuk memanaskan minyak serta wadah penampung untuk proses penyaringan akhir.
  • When?
    Saat minyak bekas masih digunakan 1–2 kali dan belum berbau tengik tajam, berwarna hitam pekat, atau menghasilkan busa berlebih ketika dipanaskan.
  • Why?
    Nasi yang lengket dan pati tapioka dapat mengikat remah serta endapan kotoran dalam minyak, sehingga minyak tampak lebih bening setelah disaring.
  • How?
    Minyak dipanaskan dengan api kecil, lalu diberi kepalan nasi atau larutan tapioka. Kotoran dikumpulkan, bahan pengikat diangkat, kemudian minyak hangat disaring perlahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minyak goreng bekas yang baru dipakai satu atau dua kali bisa dibuat lebih bening. Nasi sisa yang dikepal bisa mengambil remah hitam. Tepung tapioka juga bisa mengumpulkan kotoran. Setelah itu minyak disaring. Tapi minyak hanya boleh dipakai sampai dua atau tiga kali. Kalau bau, hitam, atau berbusa, harus dibuang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemanfaatan nasi sisa dan tepung tapioka menunjukkan bahwa bahan dapur sederhana dapat membantu mengangkat remah serta endapan dari minyak yang baru dipakai satu atau dua kali. Dengan penyaringan lanjutan dan batas penggunaan yang jelas, cara ini memberi ruang untuk lebih hemat sambil tetap memperhatikan kebersihan minyak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Minyak goreng bekas pakai atau jelantah kerap kali menyisakan kotoran hitam, kerak sisa gorengan, hingga warna yang kusam. Kebanyakan orang biasanya akan langsung membuang minyak bekas tersebut karena dianggap sudah tak layak pakai dan bikin tampilan masakan kurang menarik.

Padahal, jika minyak baru dipakai 1–2 kali untuk menggoreng bahan makanan ringan (seperti tahu, tempe, atau kerupuk), kamu sebenarnya masih bisa menjernihkannya kembali secara alami tanpa bahan kimia!

Cukup memanfaatkan nasi sisa semalam atau tepung tapioka, minyak bekas bisa kembali bening dan bebas dari remah-remah kotoran. Simak 4 trik dan langkah mudahnya di bawah ini!

1. Trik 1: Menjernihkan Minyak Menggunakan Nasi Sisa

Ilustrasi Nasi Sisa (pixabay.com/juemi)

Nasi putih sisa kemarin memiliki tekstur lengket alami yang efektif menyerap jelagah dan remah kotoran mikro di dalam minyak.

Cara Kerja: Kepal satu genggam nasi sisa hingga agak padat agar tidak buyar saat dimasukkan ke dalam wajan.

Langkah:

Panaskan minyak bekas di atas wajan dengan api kecil.

Masukkan kepalan nasi sisa ke dalam minyak panas.

Putar-putar dan gulingkan kepalan nasi ke seluruh area wajan menggunakan penjepit atau sutil.

Kotoran dan remah hitam akan otomatis menempel pada permukaan nasi.

Setelah nasi berubah warna menjadi kecokelatan dan menyerap kotoran, angkat dan buang nasinya.

2. Trik 2: Menjernihkan Minyak Menggunakan Larutan Tepung Tapioka (Kanjis)

ilustrasi tepung tapioka (unsplash.com/Andrew Valdivia)

Trik tepung tapioka sangat cocok untuk minyak bekas yang memiliki banyak endapan kotoran halus.

Cara Kerja: Pati pada tepung tapioka akan mengikat kotoran saat terkena suhu panas dan berubah tekstur menjadi kenyal.

Langkah:

Larutkan 1–2 sendok makan tepung tapioka dengan sedikit air dingin (jangan terlalu encer).

Panaskan minyak bekas dengan api sedang cenderung kecil.

Tuangkan larutan tapioka ke dalam minyak panas.

Begitu adonan tapioka masuk, ia akan menggumpal. Kumpulkan dan aduk gumpalan tapioka tersebut mengelilingi wajan untuk menarik semua remah kotoran.

Angkat gumpalan tapioka yang sudah menghitam, lalu matikan api.

3. Saring Minyak Menggunakan Tisu Dapur atau Kain Microfiber

ilustrasi tisu dapur (pixabay.com/Hans)

Setelah melakukan trik pengikatan kotoran dengan nasi atau tapioka, lakukan tahap penyaringan akhir.

Biarkan minyak hingga kondisinya hangat/dingin di suhu ruang.

Siapkan wadah penampung, letakkan saringan kawat yang dialasi tisu dapur tebal atau kain microfiber bersih di atasnya.

Tuangkan minyak secara perlahan. Tisu akan menyaring sisa-sisa partikel terkecil sehingga minyak yang turun ke wadah menjadi jauh lebih bening.

4. Hal Penting: Batas Aman Penggunaan Minyak Goreng Bekas

ilustrasi gorengan dengan minyak jelantah (pixabay.com/ivabalk)

Meskipun minyak goreng sudah kembali bening dan terlihat bersih seperti baru, ada batasan kesehatan yang wajib dipahami:

Maksimal Pakai: Batasi penggunaan minyak goreng maksimal 2 hingga 3 kali pakai saja.

Ciri Harus Dibuang: Jika minyak sudah berbau tengik tajam, berubah warna menjadi hitam pekat, atau mengeluarkan busa berlebih saat dipanaskan, segera buang minyak tersebut karena kandungan asam lemak jenuh dan radikal bebasnya sudah tinggi.

Dengan memanfaatkan nasi sisa atau tepung tapioka di dapur, kamu bisa lebih hemat penggunaan minyak goreng tanpa harus mengorbankan kebersihan masakanmu. Selamat mencoba!

Curated For You

Editorial Team

Related Article