Comscore Tracker

98 Penderita HIV/AIDS di Kudus Mayoritas Usia Produktif

Banyak disebabkan karena seks bebas dan narkoba 

Kudus, IDN Times - Jumlah penderita penyakit HIV/AIDS di Kudus hingga akhir bulan Agutus 2019 tercatat sebanyak 98 orang. Kebanyakan dari jumlah penderita itu, adalah masih berusia produktif.

Hal ini seperti yang diungkapkan oleh koordinator Kelompok Dampiangan Sebaya (KDS) dan Kaukus Masyarakat Anti Narkoba Eni Mardiyanti, Rabu (9/10). Ia mencatat hingga terakhir bulan Agustus akhir sudah ada 98 penderita HIV/AIDS.

Baca Juga: 5 Tips Mengatur Pola Makan Sehat Bagi Penderita HIV/AIDS

1. Mayoritas penderita HIV/AIDS di Kudus masih berusia produktif

98 Penderita HIV/AIDS di Kudus Mayoritas Usia ProduktifIDN Times/Oetoro Aji

Eni mengatakan, di Kudus hingga bulan Agustus ada sebanyak 98 kasus. Jumlah itu juga hampir sama dengan jumlah temuan pada tahun 2018 lalu. Menurutnya, jika penemuan penderita penyakit mematikan terus ditemukan hal ini berarti menurutnya langkah bagus.

“Karena segera diobati. Ketika sudah diobati. Maka penyakit itu tidak menuluar,” ungkapnya.

Tak hanya itu, dari data yang didapatkan penderita HIV/AIDS kebanyakan adalah laki-laki. Apalagi mereka masih berusia produktif, artinya kebanyakan penderita HIV/AIDS diusia 19-45 tahun.

“Itu masa-masa produktif,” lanjutnya.

2. Faktor seks bebas hingga menggunakan narkoba pemicu HIV/AIDS

98 Penderita HIV/AIDS di Kudus Mayoritas Usia ProduktifIDN Times/Oetoro Aji

Ia mengatakan, ada beberapa faktor penyebab menderita HIV/AIDS. Di antaranya karena faktor seks bebas hingga menggunakan narkoba.

“Kebanyakan seks bebas beresiko yang menjadikan faktor terinfeksi HIV/AIDS,” kata dia.  

Untuk itu, Ia berharap ke depan agar ada sosialisasi dan pencegahan dari pemerintah Kabupaten Kudus. Hal ini untuk menekan penyakit mematikan tersebut.

3. Bupati minta dibentuk satgas untuk cegah HIV-AIDS

98 Penderita HIV/AIDS di Kudus Mayoritas Usia Produktifcaribbeannationalweekly.com

Pemerintah Kabupaten Kudus terus berupaya untuk menekan penyebaran HIV/AIDS. Terlebih penyakit tersebut, sangat mematikan. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Plt Bupati Kudus HM Hartopo.

“HIV/AIDS ini menjadi permasalah. Karena penyakit yang memang bisa berdampak pada sampainya kematian,” jelasnya.

Oleh karena itu, pemkab berupaya untuk melakukan pencegahan. Ia berharap agar ada dibentuk satgas yang akan selalu memberikan sosialisasi tentang bahaya HIV/AIDS dan pencegahannya.

“Pencegahan sebisa mungkin sedini mungkin. Mudah-mudahan penyakit ini bisa ditekan,” tambahanya.

Baca Juga: Waspadai 7 Gejala Penyakit HIV atau AIDS yang Jarang Disadari Orang!

Topic:

  • Bandot Arywono

Just For You