Operator SPBU yang sempat menjadi korban tindak kekerasan, Afrida Azzahra. (Dok. Pertamina)
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memberikan apresiasi kepada Afrida Azzahra, operator SPBU yang sempat menjadi korban tindak kekerasan tersebut.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Tengah, Aribawa mengungkapkan rasa terima kasihnya sebab Afrida telah menjalankan pekerjaan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Kami berterima kasih kepada Saudari Afrida yang telah melayani konsumen sesuai dengan SOP yang ditetapkan. Tentunya kami juga mengharapkan Saudari Afrida segera sehat kembali,” tuturnya.
Sales Branch Manager I Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Januar Adi menyatakan, saat ini Pertamina memang bertugas menyalurkan BBM bersubsidi, namun untuk jumlah pengguna yang terbatas.
“Kami memberi pengarahan kepada operator SPBU untuk meminta konsumen membeli BBM sesuai peruntukannya. Kami juga memberi apresiasi kepada Saudari Afrida berupa e-voucher MyPertamina senilai Rp1 juta yang bisa digunakan sehari-hari untuk konsumsi BBM non-subsidi,” kata Januar.
Operator SPBU Sultan Agung, Afrida Azzahra menyampaikan, tim operator selalu bekerja sesuai SOP dan pasti akan menegur siapapun yang tidak mengikuti prosedur.
“Kalau bekerja (pastikan) sesuai SOP karena pasti akan tenang,” pesan Afrida untuk rekan sesama operator SPBU.