Comscore Tracker

Virus Corona Hidup 7 Hari di Benda Ini, Lakukan Disinfektan yang Benar

Waspada infeksi virus corona dari benda-benda di sekitar

Virus corona penyebab COVID-19 disebut mampu bertahan di permukaan benda hingga berjam-jam bahkan berhari-hari, penelitian terbaru virus corona bahkan mampu bertahan selama 7 hari di masker bedah yang sering kita pakai. Berikut ini adalah cara mendisinfektan yang benar agar virus corona tersebut

Menurut penelitian virus corona disebut mampu bertahan hidup selama tujuh hari di permukaan masker bedah yang sering kita pakai. Virus corona juga bisa bertahan selama dua hari di permukaan kain, dan di kertas virus tersebut bisa bertahan selama tiga jam.

Baca Juga: Gejala Virus Corona Tanda-tanda Terjangkit Corona dan Cara Pencegahan

1. Virus corona menyebar melalui tetesan cairan batuk dan bersin orang yang terinfeksi

Virus Corona Hidup 7 Hari di Benda Ini, Lakukan Disinfektan yang BenarPexels/Andrea Piacquadio

Virus corona yang menyerang sistem pernafasan biasanya menyebar melalui droplet atau percikan cairan tubuh dari batuk dan bersin melalui udara. Ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, tetesan yang membawa partikel virus dapat terhirup atau mendarat di hidung atau mulut orang lain sehingga menyebabkan orang lain tertular.

Tak cuma droplet seseorang juga bisa tertular COVID-19 jika mereka menyentuh permukaan atau benda yang memiliki partikel virus corona di atasnya dan kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata mereka.

2. Bertahan lama di lapisan luar masker bedah

Virus Corona Hidup 7 Hari di Benda Ini, Lakukan Disinfektan yang BenarIDN Times/Irma Yudistirani

Masa hidup virus corona di permukaan benda-benda tergantung pada banyak faktor, termasuk suhu, kelembaban, dan jenis permukaan di sekitarnya.

Para peneliti di balik studi baru ini menguji rentang hidup virus di ruang 71 derajat Fahrenheit dengan kelembaban relatif 65 persen. Setelah tiga jam, virus hilang dari permukaan dan kertas tisu. Sementara Butuh dua hari bagi virus ini untuk hilang di permukaan kayu dan kain.

Sementara pada permukaan uang logam atau kertas butuh empat hari untuk virus tersebut lenyap. Sementara virus corona paling lama bertahan yakni selama tujuh hari pada permukaan stainless steel dan plastik.

Yang mengejutkan, menurut penilitian dari semua bahan yang mereka uji, virus corona mampu bertahan paling lama di lapisan luar masker bedah. Hasil penelitian virus tersebut masih ditemukan di sisi luar masker pada hari ketujuh.

Penelitian ini juga merupakan penelitian lanjutan yang sebelumnya juga menguji rentang hidup virus corona pada benda-benda pada rumah tangga.

Penelitian sebelumnya, yang diterbitkan 17 Maret di New England Journal of Medicine, menyebutkan virus corona dapat bertahan hidup hingga empat jam pada tembaga, hingga satu hari di permukaan kardus, dan hingga tiga hari pada plastik dan stainless steel. Itu setelah melalui pengujian berada di ruangan 70 derajat Fahrenheit dengan kelembaban relatif 40 persen.

3. Permukaan halus tempat ideal bagi virus corona

Virus Corona Hidup 7 Hari di Benda Ini, Lakukan Disinfektan yang Benarrebelcircus.com

Studi lain, yang diterbitkan 1 Maret di Journal of Hospital Infection, mengamati rentang hidup dari virus corona. Virus corona penyebab SARS pada suhu 68 derajat Fahrenheit (20 derajat Celsius), virus tersebut bisa bertahan selama dua hari pada permukaan baja, empat hari pada permukan kayu dan kaca, dan lima hari pada logam, plastik, dan keramik.

Para peneliti juga menemukan bahwa satu strain SARS bertahan hingga sembilan hari pada permukaan plastik pada suhu kamar.

SARS bertahan selama dua hingga delapan jam pada aluminium dan kurang dari delapan jam pada lateks.

Menurut Rachel Graham, seorang ahli epidemiologi di University of North Carolina, permukaan yang halus dan tidak keropos seperti gagang pintu dan permukaan meja merupakan tempat tempat terbaik bagi virus corona.

"Koin akan menularkan virus lebih baik daripada uang tunai, tetapi ini seharusnya tidak menjadi masalah besar," katanya. “Aturan dasar sebenarnya adalah menganggap uang kotor, karena memang demikian. Terlalu banyak tangan untuk dilalui. ” ucapnya seperti dilansir dari Busines Inssider

Smartphone dan juga bahan dari kaca dan aluminium juga dapat membawa partikel virus. Graham merekomendasikan untuk mendisinfeksi ponsel Anda.

4. Virus corona bertahan lama di suhu sedang

Virus Corona Hidup 7 Hari di Benda Ini, Lakukan Disinfektan yang BenarIlustrasi virus corona. (IDN Times/Arief Rahmat)

Studi Journal of Hospital Infection juga menemukan bahwa lonjakan suhu membuat perbedaan dalam rentang hidup virus corona.

Studi Lancet menemukan hubungan serupa antara rentang hidup virus dan suhu di sekitarnya. Pada 4 derajat Celcius, atau 39 derajat Fahrenheit, virus bertahan hingga dua minggu dalam tabung reaksi. Ketika suhu berubah hingga 37 derajat Celcius, atau 99 derajat Fahrenheit, rentang hidup itu turun menjadi satu hari.

Itu karena beberapa virus corona, termasuk yang baru ini, memiliki amplop virus atau lapisan lemak yang melindungi partikel virus ketika menular dari orang ke orang di udara. Selubung itu bisa mengering, dan membunuh virus.

"Jadi kelembaban yang lebih tinggi, suhu sedang, angin rendah, dan permukaan padat semuanya baik untuk kelangsungan hidup virus korona," kata Graham.

Ini juga menjelaskan mengapa virus pernapasan biasanya musiman, temperatur yang lebih dingin membantu mengeraskan lapisan seperti gel pelindung yang mengelilingi partikel.

5. Cara mendisinfeksi dan bahan disinfektan yang ampuh membunuh virus corona

Virus Corona Hidup 7 Hari di Benda Ini, Lakukan Disinfektan yang BenarUnsplash.com/daiga_ellaby

Para penulis studi Journal of Hospital Infection mencatat bahwa virus corona yang ada di permukaan suatu benda dapat dibersihkan dalam satu menit jika dibersihkan dengan larutan yang mengandung 62 persen hingga 71 persen alkohol etanol, 0,5 persen hidrogen peroksida, atau 0,1 persen natrium hipoklorit .

Graham mengatakan disinfektan permukaan ini bahkan dapat bekerja dalam 15 detik.

Penelitian Lancet baru-baru ini juga berhasil menenggelamkan sampel virus corona pekat dalam cairan pemutih pakaian, etanol pada konsentrasi 70 persen, dan desinfektan lainnya hasilnya menunjukkan mereka semua membunuh virus corona dalam waktu lima menit pada suhu kamar. Sabun tangan membutuhkan waktu 15 menit.

Graham mengatakan hal penting ketika mendesinfeksi permukaan adalah mendapatkan dosis potensial infeksi virus di bawah level yang akan menyebabkan penyakit.

Menurutnya pembersih tangan berbahan dasar alkohol tidak ideal untuk mendisinfeksi permukaan keras karena kandungan alkoholnya tidak cukup tinggi.

Pembersih tangan dibuat untuk menurunkan berapa banyak infeksi yang ada di tangan Anda "tanpa menghilangkan semua minyak dan kelembabannya," kata Graham. "Disinfektan permukaan - seperti Lysol, cairan pemutih lebih baik untuk permukaan benda-benda."

6. Seringlah cuci tangan dan berhentilah menyentuh wajah

Virus Corona Hidup 7 Hari di Benda Ini, Lakukan Disinfektan yang BenarCdc.gov

Graham menekankan pentingnya mencuci tangan dan tidak menyentuh wajah itu adalah cara terbaik untuk meminimalkan infeksi virus corona dari permukaan benda.

Penelitian dalam Journal of Hospital Infection menyimpulkan bahwa jika seseorang menghabiskan lima detik menyentuh permukaan tempat virus influenza A hidup, 32 persen virus yang hidup di permukaan itu dapat berpindah ke tangan mereka.

"Jika Anda akan makan, perbaiki rias wajah Anda, atau bermain dengan bayi, Cuci tangan Anda," katanya.

Dia juga menyarankan keramas jika mengalami flu atau bersin-bersin, meskipun virus tidak bertahan lama. Graham menyebutkan virus corona tidak dapat menginfeksi melalui tangan, asalkan tangan tidak pernah menyentuh mata, hidung, mulut.

Baca Juga: Ciri-ciri Terkena Virus Corona! Gejala Baru, Kulit Merah Gatal-gatal  

Topic:

  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya